DIALOG LINTAS AGAMA DENGAN TEMA : IMPLEMENTASI NILAI – NILAI KERUKUNAN AGAMA DI KABUPATEN MERAUKE

24
views

Timika (Kamis, 15 Maret 2018), Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mimika menjadi salah satu Nara Sumber pada kegiatan Dialog Lintas Agama Dengan Tema Implementasi Nilai – Nilai Kerukunan Agama Di Kabupaten Mimika, kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika secara Live (On Air) pada Radio Publik Mimika FM 102 MHz, Nara Sumber yang terdiri dari Pemuka / Tokoh – Tokoh Agama (Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha) yang ada di Timika, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mimika, yang juga dihadiri beberapa undangan / audens  dalam ruangan studio Radio Publik Mimika dari berbagai elemen keagamaan seperti pemuka pemuka berbagai Gereja, pada sambutan nya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika Utler Adrianus, SE menyampaikan akan pentingnya menjaga nilai – nilai kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Mimika sehingga kegiatan ini dinilai sangat penting untuk dilaksanakan. Semua nara sumber mempunyai himbauan yang sama yaitu untuk saling rukun dan saling menjaga agar nilai nilai kerukunan beragama tidak ternoda, nilai nilai kerukunan beragama bisa saja ternoda dengan adanya konflik sosial pada masyarakat seperti saat ini, sehingga diperlukan adanya pendekatan tokoh – tokoh agama kepada masyarakat, tidak cukup dengan himbauan teori saja namun harus langsung berhadapan dengan masyarakat untuk melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman-pemahaman juga mencari akar permasalahan mengapa muncul konflik diantara masyarakat, sehingga dengan melakukan pendekatan dan pemahanan kepada masyarakat dan mengetahui akar permasalahannya sehingga konflik konflik sosial dalam masyarakat dapat terhindarkan, sementara Yasozisokhi Zebua, SH selaku Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mimika menyampaikan pendekatan dan pemberian pemahaman kepada masyarakat itu sangat penting, bila masih ada masyarakat yang tidak bisa diberikan pemahanan dan melakukan sesuatu perbuatan yang tidak dibenarkan dimata hukum, maka tindakan hukum harus berjalan hukum positif harus diberlakukan, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mimika menambahkan bahwa nilai nilai kerukunan beragama tidak saja ternoda karena konflik sosial yang ada dalam masyarakat namun nilai nilai kerukunan beragama bisa juga ternodai dengan adanya aliran aliran kepercayaan masyarakat yang tidak sesuai dengan keyakinan masyarakat yang ada, sehingga perlu kerjasama seluruh pihak terkait untuk melakukan pengawasan agar jangan ada aliran kepercayaan masyarakat muncul dan memicu pertikaian didalam masyarakat antar umat beragama. Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat yang merupakan salah satu Tugas Kejaksaan yaitu Dalam bidang ketertiban dan ketentuan umum, kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan Pengawasan aliran kepercayaan masyarakat. Tugas ini dilaksanakan oleh Kejaksaan melalui Tim Pakem, yang menjalin kerjasama dengan Tokoh-tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Pemerintah Daerah, Kantor Kemerterian Agama di Daerah, Aparat Keamanan, Kominda, FKUB, dan pihak – pihak terkait lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.